Menunggu... memang menjemukan, menyebalkan... tapi menunggu untuk masa depan lebih baik itu sangat membahagiakan.... Semangat Desember :)
Jumat, 25 Oktober 2013
Minggu, 20 Oktober 2013
Kamis, 10 Oktober 2013
Ketika Kejujuranku dipertanyakan
aku tak tahu lagi harus berbuat apa untuk membuktikan segalanya, bahwa aku benar... aku benar-benar menyerah, aku tak tahan dengan keadaan ini. Sedih itu sudah pasti, kecewa apalagi,,, benci iya, sakit amat teramat sangat,, aku tak bisa melukiskan betapa aku sangat terluka dengan semua ketidakpercayaan itu... aku hancur berkeping-keping mendengar ucapan buruk tentang diriku,,, tuduhan yang menurutnya sesuai logika, yang membuatnya masuk akal dan keadaan yang memang berpihak padanya.... sungguh, aku tak pernah membohonginya.. apalagi berpikiran licik, hanya memanfaatkannya????? tak sedikitpun dalam hidupku mempermainkan orang, apalagi orang yang amat aku sayangi. Tidak kah dia tahu, di luar sana , dimanapun aku berada aku selalu membanggakannya, aku selalu membelanya didepan orang-orang yang mencemoohnya,, iya... dia memang tak pernah tahu itu, yang dia ingat hanya keburukanku, masa lalu ku yang jelas-jelas diapun tak tahu kebenaran yang sesungguhnya.. semua orang punya masa lalu, bahkan dia pun tak terkecuali. Mau baik, buruk, memalukan semua itu adalah masa lalu yang kini hanya tinggal kenangan yang tak mungkin ada kembali. dia tidak pernah tahu bagaimana kegilaanku padanya. aku tak pernah teramat sangat mencintai seseorang seperti aku mencintainya,,, aku tak bisa membayangkan bagaimana jika aku kehilangannya.... kehilangannya???? saat inipun aku sudah kehilangannya,, bersama tapi tak saling percaya.... aku hanya mencintai, tapi aku tetap bersyukur jika memang begitu adanya,,,, aku tak berharap banyak akan cintanya, aku hanya ingin ketulusan, kepercayaan darinya.
mungkin aku orang terbodoh sedunia,, orang yang tak tahu malu, sudah dibenci tapi masih tetap bertahan. sudah dibuang tapi masih meminta untuk bersama.. kadang aku iri dengan teman-teman yang lain,, mencintai dan dicintai, begitu romantis, tapi takdir manusia memang tak sama, aku harus seperti ini karena memang porsi takdirku hanya sebatas ini.. hendaknya aku bersyukur karena pernah bersamanya, pernah tersenyum bersama dengan laki-laki yang aku cintai.. Jika saja dia seperti aku, punya rasa yang sama , amat bahagia sekali hidupku, tapi hidup tak seperti di dongeng , ada banyak cobaan yang datang.
aku merasa tak punya teman untuk berbagi, berbagi kesedihan dan kebahagiaanku, aku suka menulis, aku bisa meluapkan semua keluhku dengan menulis, aku seperti bicara dengan Tuhan. Saat ini aku benar-benar bingung, aku tak tahu apa yang harus ku lakukan, ketika kejujuranku dipertanyakan, ketika rasa curiga itu menggelayuti jiwanya, membakar amarahnya... apa yang dia curigai dari cewek jelek seperti aku????? knapa rasa percyanya hilang... kenapa dia selalu mengungkit cinta pertama yang akan terkenang sampai mati. iya gara-gara tulisan itu di status sosial media yang ku tulis awal dari segalanya. sungguh aku tak bermaksud menyakitinya... bahkan akupun tak pernah berfikir mencintai cinta pertamaku dan tak pernah berharap menjadi cinta terakhirku.... aku hanya ingin kamu, kamu yang saat ini benar-benar aku sayangi..... :(
sayaaang.... aku bosan meminta maaf, setiap kali ada masalah aku yang selalu minta maaf. aku selalu mengalah bahkan ketika kamu salah aku juga selalu minta maaf.. tak kan terhitung berapa ribu kata maaf yang sudah ku ucap, tapi sungguh aku tak ingin kehilanganmu, aku sangat menyayangimu.... jika memang salahku tak pernah termaafkan dan sangat membekas dibenakmu, aku hanya bisa berdoa semoga suatu saat nanti kau akan temukan kebenaran bahwa apa yang kamu fikir tentang aku itu semua salah... aku tak tahu kapan kau akan menyadarinya... tapi aku yakin Tuhan itu maha adil.
ya Rabb,,,, buka lah mata hatinya...
perlihatkanlah kebenaran itu ya Rabb.....
Amiin............
mungkin aku orang terbodoh sedunia,, orang yang tak tahu malu, sudah dibenci tapi masih tetap bertahan. sudah dibuang tapi masih meminta untuk bersama.. kadang aku iri dengan teman-teman yang lain,, mencintai dan dicintai, begitu romantis, tapi takdir manusia memang tak sama, aku harus seperti ini karena memang porsi takdirku hanya sebatas ini.. hendaknya aku bersyukur karena pernah bersamanya, pernah tersenyum bersama dengan laki-laki yang aku cintai.. Jika saja dia seperti aku, punya rasa yang sama , amat bahagia sekali hidupku, tapi hidup tak seperti di dongeng , ada banyak cobaan yang datang.
aku merasa tak punya teman untuk berbagi, berbagi kesedihan dan kebahagiaanku, aku suka menulis, aku bisa meluapkan semua keluhku dengan menulis, aku seperti bicara dengan Tuhan. Saat ini aku benar-benar bingung, aku tak tahu apa yang harus ku lakukan, ketika kejujuranku dipertanyakan, ketika rasa curiga itu menggelayuti jiwanya, membakar amarahnya... apa yang dia curigai dari cewek jelek seperti aku????? knapa rasa percyanya hilang... kenapa dia selalu mengungkit cinta pertama yang akan terkenang sampai mati. iya gara-gara tulisan itu di status sosial media yang ku tulis awal dari segalanya. sungguh aku tak bermaksud menyakitinya... bahkan akupun tak pernah berfikir mencintai cinta pertamaku dan tak pernah berharap menjadi cinta terakhirku.... aku hanya ingin kamu, kamu yang saat ini benar-benar aku sayangi..... :(
sayaaang.... aku bosan meminta maaf, setiap kali ada masalah aku yang selalu minta maaf. aku selalu mengalah bahkan ketika kamu salah aku juga selalu minta maaf.. tak kan terhitung berapa ribu kata maaf yang sudah ku ucap, tapi sungguh aku tak ingin kehilanganmu, aku sangat menyayangimu.... jika memang salahku tak pernah termaafkan dan sangat membekas dibenakmu, aku hanya bisa berdoa semoga suatu saat nanti kau akan temukan kebenaran bahwa apa yang kamu fikir tentang aku itu semua salah... aku tak tahu kapan kau akan menyadarinya... tapi aku yakin Tuhan itu maha adil.
ya Rabb,,,, buka lah mata hatinya...
perlihatkanlah kebenaran itu ya Rabb.....
Amiin............
Langganan:
Postingan (Atom)
