Rabu, 18 Juni 2014

menyerah saja

memeluk sedih sendiri menatap langit- langit menerawang jauh tak berkedip.... jari-jari merangkai kata yang tak terencana... jiwa serasa pecah berserakan terbang kemana-mana tak berarah.... sisa-sisa luka yang tak bisa hilang.... nama-nama yang selalu terngiang membuat ruhku ingin terbang jauh menjelma angin yang tak punya rasa.... ku ukir senyum bahagia semu untuk yang tercinta.... tapiii.... tak pernah di jaga rasa ini, berkepinglah hatiku tercecer-cecer tak bisa ku rangkai seperti semula.... ahhh,, ternyata aku cuma pura-pura bahagia di hadapan mereka.... yang sebenarnya aku sudah menyerah sejak lama... oh Tuhanku ampunilah kekhilafannya.... mungkin itu cara dia buatku bahagia.... apa aku harus menyerah saja????? pura-pura mengukir senyum seperti biasa?.... iyaaa begitu mungkin akan lebih baik untuk semua....





18072014


0 komentar:

Posting Komentar